Oleh: Thufail Al Ghifari
Tulisan ini saya tujukan kepada para syuhada yang lebih dari 1000 masyarakat sipil Palestina tercium kesturinya menuju kehidupan abadi. Bertemu dengan Rabb yang Maha Mulia, bertemu dengan Sang Lelaki Isnpirasi yang dimuliakan dalam kesempurnaan yang disempurnakan dan para sahabat dan orang - orang sholeh lainya.
Memasuki Hari ke-22 kemarin Israel resmi mengangkat bendera gencatan senjata (baca:menyerah) target mereka untuk menaklukkan Gaza. Media Israel menyebutkan delapan target Israel yang gagal dicapai dalam agresinya di Jalur Gaza.
1. Kegagalan menghentikan serangan roket
Tujuan utama agresi Israel adalah menghentikan serangan roket Palestina ke Israel. Namun media Israel dan publik Israel masih menyebutkan bahwa gerakan Hamas masih memiliki senjata roket dan pelontarnya. Padahal roket itu masih mengganggu Israel. mereka mempertanyakan bagaimana jika Hamas masih menyerang permukiman Israel dengan roket-roketnya.
2. Gencatan senjata karena tidak berdaya
Indikasi kekalahan Israel dalam agresinya ke Jalur Gaza terbukti dengan gencatan senjata yang dilakukan Israel. Media Israel menyebut bahwa gencatan senjata itu dilakukan Israel karena ketidakberdayaan dan bukan karena kekuatan. Mereka mengisyaratkan bahwa ini bukti kekalahan psikologis dan militer bagi Israel dalam menghadapi perlawanan Palestina. Karenanya, gencatan senjata yang dinyatakan Israel tidak ada gunanya.
3. Shalit masih ditawan
Target lain yang tidak bisa dicapai Israel dalam agresi ini adalah membebaskan serdadu mereka yang ditawan perlawanan Palestina di Jalur Gaza yakni Gilad Shalit. Media Israel dan pakar menyebutkan bahwa Shalit masih ditawan oleh Hamas. ini sebagai bukti kegagalan intelijen Israel dalam mencari keberadaan Shalit. Bahkan untuk memperoleh informasi keberadaan saja tidak berhasil.
4. Israel mendapat pukulan keras
Di sisi lain, citra Israel mengalami pukulan keras dari dunia yang melihat semakin jelas bahwa “Israel negara penjahat” yang menggunakan senjatanya tidak pada tempatnya serta melakukan tindakan yang tidak bertanggungjawab. Dunia juga melihat bahwa Israel melanggar seluruh hak-hak, konvensi internasional yang seharusnya dijaga oleh Israel dalam peperangan.
5. Hubungan tegang dengan Turki
Para pengamat Israel dan pakar media menyebut bahwa hubungan Israel dengan berbagai pihak semakin terancam hancur. Seperti dengan Turki, yang jelas menuding Israel sebagai penjahat perang dan memberikan simpati besarnya terhadap rakyat Palestina terutama kaum sipil di sana.
6. Kejahatan perang Israel
Sosok Israel semakin jelas setelah agresi ke Jalur Gaza; sosok penjahat perang. Di perkirakan dalam masa-masa dekat ini elit Israel akan menghadapi dakwaan kejahatan perang di mahkamah internasional. Sebab militer Israel melakukan aksi brutal dengan berbagai jenis serangan, menghancurkan rumah-rumah yang ada penghuninya, menghancurkan satu keluarga penuh, membombardir perkampungan sipil dengan bom fosfor, bom curah (cluster), uranium dan lain-lain.
7. Membidik sipil Palestina
Para pakar Israel menyebutkan bahwa militer Israel membidik warga sipil Palestina yang sama sekali tidak terlibat dalam peperangan secara disengaja.
8. Hamas mampu mengaku menang
Media Israel menegaskan bahwa kegagalan militer Israel terbukti bahwa Hamas masih mampu mengaku menang sebab target Israel tidak tercapai seperti yang dicanangkan oleh militer Israel, Olmert, dan Barack serta para antek-anteknya.
Dalam hal ini, bukti jelas bahwa kejayaan umat tidak dicapai oleh jumlah tentara dan massa yang banyak. Hamas, Jihad Islam dan faksi faksi perlawanan lainnya yang bersatu melawan Israel sangat mengutamakan kekuatan 'langit' dalam perang ini. Dan terbukti sukses besar para Mujahidin di Iraq dan Afghanistan yang membuat tanah mereka menjadi kuburan bagi tentara AS terulang di Palestina.
Israel boleh membantai 1000 lebih rakyat Palestina. Tapi ketahuilah pembantaian mereka tidak lebih dari sebuah ekspresi kepanikan dan kepengecutan dari rasa kewalahan, kecapekan, kebingungan, ketololan dan kepanikan juga kepecundangan mereka karena tidak bisa mengimbangi perang kota dengan Hamas dan koalisinya bersama Jihad Islam dan lain sebagainya.
Dengan tegas Brigade Al Quds sayap militer Jihad Islam menyatakan telah membunuh 300 lebih tentara israel, dan itu belum termasuk data data dari Brigade Izzudin Al Qassam sayap militer Hamas dan lainnya. dalam hal ini kita harus sepakat penyerangan habis lebih efektif karena mengenai sasaran dan sangat profesional karena tidak melanggar hukum internasional(yang di buat di konferensi thagut venezuela) apa lagi hukum syariat islam karena murni menyerang tentara israel. Sedangkan Israel dengan sangat sengaja menyerang rakyat sipil bahkan menggunakan zat kimia dalam invasinya.
Mundurnya Israel dari perang ini telah mengulangi sejarah Hizbullah di 2006 lalu. Sekali lagi dengan bantuan Allah kita bisa merasakan (walau belum tentu sama persis) apa yang terjadi diperang Badar ketika Allah menunjukkan kebesaranNya dengan mengizinkan 300 Mujahidin mengalahkan 3000 tentara kafir.
ya bersyukurlah saudaraku dan teguhkan keimanan dan perjuangan kita ini. Karena sejatinya perang ini belum selesai. Masih ada analisa lain yang harus kita waspadai.
1. Kemungkinan Israel kembali menyerang setelah 7 hari gencatan senjata ini.
2. Israel sedang mengevaluasi ulang strategi penyerangan.
atau yang ketiga, Israel sedang melakukan pengkebirian terhadap suara HAMAS menjelang pemilu Palestina mendatang. Dengan ini Israel sangat berharap MUNAFIK AL FATAH akan memenangkan pemilu karena 1000 lebih suara pendukung HAMAS sudah hilang (baca:Dibantai!). Dengan menangnya Fatah ada kemungkinan dominasi politik Israel bisa masuk ke Palestina melalui si munafik Mahmoud Abbas dan kronco kronconya.
kita masih menunggu perkembangan selanjutnya walau kita tetap bersyukur akan kemenangan luar biasa bagi Palestina!..perjuangan belum selesai..
Maka tidak sia - sialah kalian yang menghabiskan pulsa menyebarkan propaganda di Internet, kalian yang berjalan dari Monas ke Bundaran HI, kalian yang bertahan diantara terik matahari dalam aksi aksi demo kalian, kalian yang ditangkap polisi karena di anggap melakukan aksi 'ilegal' dari kacamata sistem thagut negeri ini.
Juga tidak sia - sialah engkau Pak Tifatul Sembiring, meski saya anti demokrasi tapi fitnah kedangkalan PANWASLU yang mencari cari alasan untuk menjatuhkan anda dan gerakan anda ternyata telah membuahkan hasil, bahwa akselerasi kader PKS dalam membentuk opini lewat demo juga telah membakar semangat juang Palestina untuk menang! Dan terbukti PANWASLU Overacting..tolollah PKS kalau dia aksi Palestina cuma karena takut PANWASLU akhir dia pakai bendera PANWASLU..mungking ngak seeeeh? tapi jangan GR lo pak Tifatul saya tetap anti demokrasi..hehehe..mmmuach!
tidak sia - sialah kalian Syabab HTI, FPI, MMI, ANSHORUT TAUHID, KOMANDO LASKAR JIHAD dan Forum Umat Islam dan semua elemen umat di Indonesia yang tidak henti - hentinya melakukan perlawanan dan pembentukan opini tandingan!
terus bergerak! tetap bersatu!...Bersama Allah dan RasulNya!
ISLAM BERSATU TAK BISA DI KALAHKAN!
OUR JIHAD NEVER DIE !
Israel Kalah Telak Di Palestina ( 8:0 untuk Palestina ) - Apa strategi baru Israel untuk Jalur Gaza?
Diposting oleh
Berandalan Tuhan
On
06.21
Langganan:
Posting Komentar (Atom)





0 Response to "Israel Kalah Telak Di Palestina ( 8:0 untuk Palestina ) - Apa strategi baru Israel untuk Jalur Gaza?"
Posting Komentar